Kebutuhan Tenaga Pendidik:

Kualifkasi dan Job-desc

Guru Kitab Kuning

Untuk semua mata ajar yang berkaitan dengan kitab kuning.

Guru Tahfídh

Untuk semua mata ajar yang berkaitan dengan pembacaan dan hapalan Al-Quran.

Guru Qiráah

Untuk semua mata ajar yang berkaitan dengan seni pembacaan Al-Quran.

Rekrutmen Guru

Dalam melakukan rekrutmen guru, PPICI menerapkan tujuh tahapan. Pertama, pengisian form pendafaran yang dilakukan secara online melalui website resmi PPICI. Kedua, menjawab dafar pertanyaan post-test yang terdapat di website resmi PPICI. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui hasil self-evaluation para calon guru terkait kemampuan masing-masing di delapan bidang berikut: 1) kemampuan membaca kitab kuning, 2) kemampuan menerjemahkan kitab kuning, 3) kemampuan memahami nahwu dan sharráf, 4) Jumlah bait Imrithi yang dihapal, 5) jumlah juz di dalam al-Quran yang dihapal, 6) kemampuan tajwíd, 7) kemampuan makháriju ‘l-hurúf, dan 8) kemampuan memahami qiroah sab’ah. Ketiga, melakukan placement test di tempat yang ditentukan oleh PPICI. placement test ini dilakukan untuk melacak keberminatan, tingkat kreativitas dalam mengajar, dan daya tahan terhadap sistem yang dikehendaki lembaga. Keempat, melakukan tes wawancara. Wawancara ini dilakukan sebagai bentuk validasi atas hasil post-test sebelumnya. Dalam wawancara ini calon guru akan diuji sesuai dengan jawaban mereka pada post-test awal. Kalau mereka menjawab hapal 10 juz dalam AlQuran, maka pada saat wawancara mereka akan dites langsung hapalannya. Demikian juga dengan tujuh kemampuan lainnya (baca kitab kuning, terjemah, nahwu dan sharráf, hapalan imrithi, makhraju ‘l-hurúf dan qiroah sab’ah). Kelima, micro teaching yaitu tes mengajar di dalam kelas. Keenam, on the job training (OJT) selama tiga bulan. Ketujuh, menandatangani pakta integritas sebagai bukti manifest kesiapan guru.